welcome to my official blog

dream as you life forever. life likes you will die tomorrow. be the best . I do believe in fairy ! I do ! I do !

Minggu, 19 Mei 2013

penjelasan ilmiah genetika tentang misteri ANAK GENDERUWO

please like my article on facebook POJOK BIOLOGI UNHAS

           Apakah anda masih ingat dengan Thebo? Ya, thebo adalah orang yang paling fenomenal di Indonesia di era 90-an karena kelainan fisik yang dialaminya. Thebo disinyalir merupakan hasil perselingkuhan antara manusia dan genderuwo. Rumor ini beredar karena fisik thebo yang aneh yaitu ditumbuhi rambut-rambut di sekujur tubuhnya termasuk di bagian wajahnya. Ciri-ciri tersebut mirip dengan ciri dari makhluk gaib yang bernama genderuwo.
            Secara ilmiah, jelas tak mungkin perkawinan antar manusia dan makhluk lain menghasilkan suatu keturunan. Hal ini di akibatkan karena perbedaan DNA (Deoxyribonucleat Acid) yang menyebabkan tidak memungkinkannya kasus tersebut. Dosen yang sekaligus guru besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Wimpie Pangkahila menyangkal fenomena tersebut. Dia menjelaskan, tidak mungkin ada anak genderuwo yang disebut-sebut sebagai buah hubungan percintaan antara manusia dengan genderuwo, mungkin hanya hal itu diakibatkan karena cacat fisik.Secara genetika, tidaklah mungkin perkawinan antara domba dan kucing menghasilkan kucing setengah domba. Dalam kasus manusia berbulu ini, dapat disinyalir bahwa manusia tersebut menderita suatu kelainan yang menyebabkan pertumbuhan rambut yang hebat di sekujur tubuhnya. Di bidang genetika, kelainan ini disebut Hypertrichosis.
            Hypertrichosis (juga disebut sebagai Ambras Syndrome) merupakan kondisi pertumbuhan rambut yang berlebihan, baik di seluruh bagian tubuh maupun di area tubuh tertentu. Kelainan ini juga dikenal sebagai Werewolf Syndrome, karena dalam kasus yang cukup parah penampilan penderitanya akan menyerupai werewolf atau manusia serigala. Pertumbuhan rambut pada penyakit Hypertrichosis ini secara genetika disebabkan karena tertaut kromosom kelamin Y tetapi kasus ini tidak berkaitan dengan hormon androgen sehingga penyakit ini dapat terjadi pada pria maupun wanita.
            Hypertrichosis yang dialami oleh “anak genderuwo” tersebut merupakan hypertrichosis umum, yaitu hypertrichosis yang terjadi diseluruh tubuh. Sangat malang nasib yang dialami "anak genderuwo" tersebut, cacat tubuh yang dialaminya di anggap sebagai mitologi yang terjadi di masyarakat Indonesia yaitu genderuwo si makhluk ghaib. Semoga penjelasan ilmiah dari saya membuka mata masyarakat Indonesia bahwa cacat fisik dari seseorang hanyalah sebuah kekurangan, bukanlah suatu hal yang mistis.

article by:
Annisa nurul ilmi
NIM : H41112328
Biologi B         

4 komentar:

  1. wiihhh,, menyeramkan sekali gambarnyaa bhebsss...

    BalasHapus
  2. menurut saya tulisannya kurang baik,warna tidak co2k dengan jenis tulisan,warna trll terang header kurang bgs perlu di edit buat postingan lebih bgs lagi terlalu ramai dengan tulisan,materi menarik tapi judul tidak sesuai tema.

    BalasHapus
  3. semua bisa saja terjadi atas kehendak sang pencipta,punya agamakan,masak ngk percaya sama asma asma alloh,lebih ditingkatkan aj keimanan,dan kepercayaan pada tuhanmu,pasti kamu menemukan jawabannya

    BalasHapus
  4. semua bisa saja terjadi atas kehendak sang pencipta,punya agamakan,masak ngk percaya sama asma asma alloh,lebih ditingkatkan aj keimanan,dan kepercayaan pada tuhanmu,pasti kamu menemukan jawabannya

    BalasHapus