welcome to my official blog

dream as you life forever. life likes you will die tomorrow. be the best . I do believe in fairy ! I do ! I do !

Minggu, 24 Februari 2013

let's start at kampung inggris


I’m coming kampung inggris
Saatnya final semester pertama telah tiba. Sebagai mahasiswa baru yang tak pernah merasakan final sesungguhnya kepala ini diliputi rasa cemas yang sangat mendalam.. apakah lulus mata kuliah atau tidak? Apakah kita akan mengulangi suatu mata kuliah bersama junior kita di semester ganjil selanjtnya? Well, itulah yang membuat kita puyeng 7 keliling. Dan ditengah kepuyenganku, saya sudah bingung mencari tiket untuk pulang dirumah orang tua yaitu dikendari, sul-tra.
Tanggal 21 desember adalah hari terakhir mata kuliah dan masuklagi pada tanggal 4 februari. WOW!! A long holiday yeeeyeeeyeee. Tapi, seperti kata WR II UNHAS ketika p2mb “hai kalian para maba, janganlah pulang kampung sebelum nilai kalian sudah keluar dan sudah beres”. Tapi saya sudah kebelet ingin pulang ke rumah orang tua jadi ketika final saya bertanya pada dosen tiap mata kuliah apakah ada pengulangan atau tidak. Dan  ternyata hanya satu mata kuliah yang ada pengulangannnya yaitu kimia dasar. Dan kimia dasar membuat saya deg degan bukan main. Kayaknya saya remedial deh huhuhuhu T-T .
Keesokannya saya menelpon ayah. Dad, ilmi bisa pulang gak? Tanggal berapa? Biar pesen tiket aja sekarang. Ayah cuman bilang gini “ke kampung inggris saja nak English is so important now!” ya sudah, aku nurut aja sama ayah, lagipula saya juga lagi pengen banget ke kampong inggris so… malamnya saya langsung nyari tiket smpe hujan hujanan bareng imam, teman di fakultas. Finally, saya berangkat ke Surabaya tanggal 24 desember. Segala sesuatu sudah saya sediakan seperti camp, tempat kursus, pakaian dsb. Untuk tempat les, saya memilih dua tempat yaitu elfast(grammar) dan the daffodils(speaking).
Hari keberangkatan sudah tiba. Terlalu banyak tragedy sebelum berangkat. Seperti tragdedi terjebak banjir sampai paha di depan gerbang 2 UNHAS dan RS DR wahidin sampe tragedi nilai2 final yang blm beres. Tapi krn udah terlanjur beli tiket ya terpaksa semua urusan kampus harus ditinggalkan. Sebelum berangkat, saya nginap di kostnya nurul biar lebih gampang ke bandara hehe. Akhirnya stelah menumpangi taksi menuju bandara, saya dan nurul pun bergegas ke bandara pagi-pagi sekali karena boardingnya jam 8 pagi.
Akhirnya 2 jam kemudian saya sampai disurabaya. Dari sana saya langsung naik travel menuju Kediri. Sesampainya di kost, saya langsung bergegas menyewa sepeda. Di Kediri, bersepda adalah hal yang tidak asing lagi karena kampong inggris identic dengan semua learner yang berspeda. Sepeda sangat membantu transportasi kita selama di kampong inggris. Ada puluhan course di sana dan saya yakin, gak mungkin kalau kamu Cuma les di satu tempat saja. Pasti kamu tergiur juga untuk les di tempat lain karena tiap course dsini punya kelebihan masing-masing,
Akhirnya saya memilih 3 program sekaligus di periode 25 desember. Di pare, dibuka 2 periode tiap bulannya. Tiap 2 minggu sekali yaitu tanggal 10 dan 25 tiap bulannya. Saya mengambil program Talkmore, BP 1 dan BP 2. Jadi 7 pertemuan sehari. WOW. Tapi saya mundur dari kelas BP 2 dikarenakan saya tidak sanggup menghadapi beban hidup ini hahaha alias diserang kegoblokan yang sangat mendalam. Oh my god, seriously grammar makes me being crazy haha. So, saya hanya mengambil BP1 dan talk more(Speaking) di salah satu lembaga kursus bahasa inggris disana.
Di kelas speaking kami diajarkan untuk fokus pada penguasaan vocabulary dan berbicara lebih aktif lagi dengan presentasi tiap harinya. Yeah saya sangat menikmati kelas ini J di kelas grammar kita diajarkan untuk menguasai hal-hal mengenai tenses. Dan kelas ini membuat saya gila. 3 pertemuan sehari dan dimulai jam 05.30 tiap harinya.
Kelas speaking hanya 2 minggu, so saya mengambil kelas speak first di lembaga kursus lain yang terletak lumyan jauh dari kost an saya. Tapi tenang, kita punya sepeda yang siap mengantarkan kita kemanapun hahah. Hanya menyewa 100ribu perbulan kita bisa gowes sesuka hati di desa kecil penuh kenangan ini hehehe.
Kalau soal makan, di sini biaya hidup sangat sangatlah murah. Hanya 3000 sekalai makan :D disini juga banyak café di tiap jalan tapi dengan harga yang sangat murah pastinya. Jus jus buah beraneka rasa hanya 3000 rupiah saja ;) di dekat tempat les saya di jalan pancawarna, ada tempat nongkrong yang terkenal yaitu warket alias warung ketan hahaha. Hanya 1500 rupiah per porsi kita sudah bisa menikmati ketan susu atau bubuk yang nikmat dipinggir sawah yang teduh.
Saya hanya mengambil program 1 bulan di kampong inggris. Akhirnya tanggal 27 januari saya harus pulang ke kendari,Sulawesi tenggara dirumah orang tua saya. Sepertinya saya bakalan 6 hari di kendari sebelum terbang lagi ke Makassar untuk menjalankan runititas kuliah yang dimulai 4 februari.
Liburan kali ini berkesan bgt. Pare, kota kecil penuh kenangan J kalau saya libur, saya akan ke pare terus tiap semesternya.
Don’t speak to me word by word
Don’t speak to me shit by shit
To much grammar won’t kill you

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar