welcome to my official blog

dream as you life forever. life likes you will die tomorrow. be the best . I do believe in fairy ! I do ! I do !

Senin, 17 September 2012

welcome makassar


WELCOME MAKASSAR !
Makassar, sebuah ibukota disulawesi selatan dan juga merupakan kota terbesar di Indonesia timur
(katanya) merupakan peraduan nasib saya selanjutnya. Setelah berkelana ke kota bandung (terhitung sejak 20 april 2012-11 juli 2012) hampir 3 bulan lamanya akhirnya saya tiba di kota daeng ini di karenakan “masa-depan-yang-tak-tentu”
Saya pun mulai menghilangkan logat sunda saya dan mencoba melancarkan logat Makassar saya (again). Yah.. meskipun saya sebenarnya asli orang Makassar, tapi ini sangat lah berat zzz.. every body knew bahwa saya sangat mencintai kota bandung dan seisinya apalagi sekarang kota bandung semakin bersih dan juga tak sedingin lagi (tentunya) tapi Cuma kota ini yang menurut saya enak  untuk dijadikan tempat tinggal. Apalagi saya juga sangat sangat ingin masuk ke institute teknologi bandung. Tapi dikarenakan saya tidak lulus dipilihan pertama saya yaitu biologi ITB dan hanya lulus di biologi unhas, well.. saya pun pasrah jika harus tinggal bertahun-tahun dikota Makassar #soktegar
Awalnya, saya ingin pulang pada tanggal 11 juli ke kendari sambil menunggu registrasi ulang saya di unhas. Tapi ibu saya marah besar dan memaksa(kali ini saya betul-betul dipaksa) untuk ikut tes ujian mandiri unhas jurusan pendidikan dokter umum. Sebenarnya saya tidak terlalu ambisi di kedokteran, tapi ini kehendak orang tua yam au diapa. Tak peduli orang bilang saya plin plan atau bagaimana tapi kedokteran sebenarnya pilihan orang tua. Bukan pilihan saya.  Akhirnya saya memesan tiket pesawat CKG-UPG dan akhirnya meninggalkan bandung L welcome Makassar
Pertama kali tiba di bandara Makassar, hati saya hancur lebur tak bisa menerima kenyataan bahwa saya memang ditakdirkan untuk tinggal dimakassar. Hawanya panas. Tak seperti hawa bandung yang dingin nan sejuk. Kemudian dengan perasaan bapres saya pun memesan taksi untuk ke jalan emmy saelan. Sopir taksinya tak seramah sopir taksi dibandung. Dialeknya kasar dan menjengkelkan. Saya sakit hati dan tak terasa mengeluarkan air mata. How I miss bandung so much
Akhirnya saya tiba di Makassar. Di perjalanan saya selalu mengenang suasana kota bandung. Saya pun hanya dirumah saja menggalau dan terus menggalau akan hal-hal tentang bandung dan ITB yang membuat dada ini sesak bukan main. Saya ingat ketika saya ke lembang, menunggu jadwal bimbel sambil nongkrong di ITB ( seolah-olah sudah jadi mahasiswa itb), dan lain-lain. Oh ITB… betapa indah kenanganku denganmu..
Melihat mahasiswa ITB berjalan kaki kekampus adalah motivasi saya untuk bisa lulus di ITB. Betapa bangganya kedua orang tua saya jika lulus di ITB. Jika lagi bosan dirumah, saya sempatkan jalan-jalan ke ITB bersama teman bimbel saya. Walaupun biasanya saya dan kawan-kawan hanya duduk-duduk membaca buku di perpustakaan SITH, tapi terkadang saya excited  sekali. Betapa senangnya jika saya bisa membaca buku untuk 4 tahun lagi di kampus ganesha ini. Tapi ini hanya mimpi yang selalu saya harapkan untuk jadi kenyataan
Akhirnya khayalan saya usai. Tes ujian mandiri kedokteran pun tiba. Tepatnya tanggal 17 juli 2012. Pesertanya 1200 camaba yang akan memperebutkan 125 kursi. Saya tak pernah belajar. Bukannya sudah pintar, tapi saya sangat malas dan merasa tak ada gunanya saya belajar karena saya tak terlalu berharap lulus di jalur yang mahal ini. Pagi-pagi saya telah bersiap untuk ke unhas. Jarak rumah saya ke unhas adalah 41 km >< . karena tak ingin merepotkan om saya, saya memutuskan untuk naik angkot ke unhas. Pertama saya naik angkot J ke arah Telkom, kemudian naik angkot 07 ke arah unhas. Masih pagi, kota ini sudah membuat saya naik darah.  Keneknya membuat saya menunggu hampir sejam di pettarani. Well, mungkin itulah sebagian curhatan saya. Tapi saya kuliah di unhas. Dan harus coba mencintai kota ini 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar